Senin, 30 November 2009

Dan hujan pun terkunci ditengah kujang...

yah, ini tentang realita yang kami lihat dengan mata kepala kami sendiri.. 
tentang perubahan jaman..
yang semakin....... GILA...


Teriak keluh lirih merintih,
berontakan jiwa,
serukan umatku lapar,
dahaga mengalir..

Mencekam hari pasti,
meredam gejolak,
panas kondisi isi peluru,
lemparkan luka..

Korban jelata hisap debu jalanan,
mengais pedih tumpukan sampah berserakan,
berjuta kepala serukan harapan kehidupan,
petinggi ternista hamparan canda tawa..

Ketakutan lucuti komunis tanpa nama,
sesat manusia menyayat hati,
tandus kering jalan mulutku terkunci,
hampir matiku di kehidupan yang gelap,

harapan berseru tanyakan kebaikan,
yang terbelakang bisik kemurnian,
setarakan ukuran norma keadaan,
sebandingkan hidup para jelata..

Kami yang jelata..
Kami yang mati..


dedicated to all people in the world..
_________________________________________________________________________________________________________________

Sabtu, 28 November 2009

Prelude

suatu hari, saya sedang berbincang2 dengan seorang teman di sebuah situs. lalu, saya tanya dia tentang rencana berpergiannya selama libur idul adha ini. lalu, setelah dia menjawab, saya pun mengatakan rencana saya. dan kata dia "saya gak nanya kok" dan saya cuma bilang: "perlukah sebuah pertanyaan untuk memberikan satu pernyataan?" :)

Jumat, 27 November 2009

Didedikasikan Untuk Bumi Kita Yang Tua, Gerah, dan Lelah

Ketika udara tak lagi menyapa
Ketika air tak lagi bersyair
Dan ketika tanah tak lagi ramah
Kita yang tersisih menjadi pandir
Menyungkur tapi tetap sombong

Itulah kita..

Demi sebuah nilai dan ketamakkan semua berebut
Berlomba memadatkan....
Untuk kemudian saling menyalahkan
Bencana tidak pernah dijadikan pelajaran

Tolong...Tolonglah kami...

Pohon ini hendak kami tanam sesuai anjuran
Tapi tanah merekah tak lagi tersisa
Rival kami adalah monumen proyek
Semua memadat dan mematikan air minum kami...

Tolong...Tolonglah kami...
Jangan sampai suatu saat generasi menggugat
Kami hanya bisa menyebut Entah

pandir resistensi larutan aspal - bibirmerahberdarah.
_____________________________________________________________________________________

05:35 PM..

Disaat semua orang tertidur
Aku terbangun dan terenung
Berfikir tentang mimpi hari esok
Yang cerah dan baru

Tuhan engkau ciptakan bulan dan bintang
Yang menemani malam
Tapi kau juga menciptakan aku
Yang merasakan hidup dalam gelap langit cerah

Ditemani dingin pagi ku menangis
Merenung....dan resapi kenyataan nasib
Bulan sampaikan padaâNya aku terkurung sepi
Dan berikan aku bintang yang kan terangi gelapku
Aku bukan orang suci yang selalu dekat denganâMu
Aku bukan orang suci yang selalu menyebut namaâMu..
Di setiap detak jantung dan hela nafas mereka
Tapi aku hambaâMu..
Yang masih bisa memohon dan berharap padaâMu..

bibirmerahberdarah, 05:35 PM.
_____________________________________________________________________________________

Di temaram malam..

Teringat suara kecil yang menangis
Tepat di pangkuanku ketika kau lapar
Dan teringat senyuman manismu
Ketika kau merasa senang bersamaku

Tapi semua itu tak lagi kurasakan
Kau telah pergi tinggalkanku
Pergi karena kekejaman mereka
Yang menyebut dirinya âBapak dan Ibuâ

Kau pergi karena aku
Tak bisa menjagamu
Maafkan aku adikku
Dan selamat jalan...
Cepatlah bertemu Tuhan..

this song's lyric is dedicated for you.. my sweetheart..
____________________________________________________________________

Rabu, 25 November 2009

Hot n cold..

You change your mind
Like a girl changes clothes
Yeah, you PMS like a bitch
I would know

Yeah, you always think
Always speak cryptically
I should know
That you're no good for me

'Cause you're hot then you're cold
You're yes then you're no
You're in and you're out
You're up and you're down
You're wrong when it's right
It's black and it's white
We fight, we break up
We kiss, we make up

You, you don't really wanna stay, no
You, but you don't really wanna go, oh

'Cause you're hot then you're cold
You're yes then you're no
You're in and you're out
You're up and you're down

We used to be just like twins, so in sync
The same energy now's a dead battery
Used to laugh 'bout nothing
Now you're plain boring
I should know
That you're not gonna change

'Cause you're hot then you're cold
You're yes then you're no
You're in and you're out
You're up and you're down
You're wrong when it's right
It's black and it's white
We fight, we break up
We kiss, we make up

You, you don't really wanna stay, no
You, but you don't really wanna go, oh

Someone call the doctor
Got a case of a love bipolar
Stuck on a rollercoaster
Can't get off this ride

You change your mind
Like a girl changes clothes

'Cause you're hot then you're cold
You're yes then you're no
You're in and you're out
You're up and you're down
You're wrong when it's right
It's black and it's white
We fight, we break up
We kiss, we make up

You, you don't really wanna stay, no
You, but you don't really wanna go, oh

'Cause you're hot then you're cold
You're yes then you're no
You're in and you're out
You're up and you're down, down, down, down...

____________________________________________________________________

1. down,, down,, down..

Selasa, 24 November 2009

Lembayung, The Spy.. (Who Left Me..)

Deringan telepon yang melengking membangunkan Lembayung dari tidurnya. Saat ini dia berada di kamar hotel di pusat kota In Amenas, Aljazair dekat perbatasan dengan Libya.

Rasa pusing segera menyerangnya, menusuk-nusuk kepalanya. "Sakit kepala ini semakin sering terjadi," keluhnya. Ternyata telepon dari resepsionis hotel untuk membangunkannya pagi ini sesuai dengan pesannya.

Ia pun kembali duduk dan mencoba untuk mengumpulkan ingatannya di tengah rasa pusing yang kembali menyerangnya. Dalam beberapa hari ini ia telah pergi ke berbagai tempat di berbagai penjuru dunia.

Diingat-ingatnya kembali tempat-tempat yang disinggahinya. Yang pertama kali melintas di pikirannya adalah Arboletas-Colombia dan Kunduz-Afghanistan karena keduanya adalah titik awal dan akhir dari perjalanannya. Seingatnya, dia bahkan dua kali ke Kunduz.

Ah, kini dia sudah mampu mengingatnya semua. Nonouti-Kinibati, Cost Guard Airport-AS, Moramba-Madagaskar, Kikwetu-Tanzania serta Senador Petronio Pertella-Brazil. Cuma urut-urutannya yang masih belum pasti.

Sakit kepala kembali menyergapnya. Ia masih belum paham bagaimana ia bisa sampai ke sini...Terlebih lagi, APA sebenarnya tujuannya pergi ke berbagai tempat tadi?

"Sebaiknya aku mengecek paspor-pasporku lagi," pikirnya. Namun, tak ada waktu...ia harus segera ke Bandara In Amenia. Tadi malam dia mendapat perintah untuk segera menuju ke target selanjutnya yakni Angela dan Nikita.

"Tuhan tolong...," desahnya.

this post is repost from: http://www.kaskus.us/forumdisplay.php?f=18 . a simple riddle. created by jezebel, my father...
____________________________________________________________________

1. can you solve that?